GALERI TIGA

WOMAN ON BICYCLE: FATMA

Benteng Vredeburg adalah salahsatu benteng peninggalan tentara kolonial Belanda yang masih utuh dan terawat dengan baik di Indonesia selain Benteng Rotterdam di Makasar. Benteng yang terletak tepat di jantung kota Yogyakarta ini menjadi tempat yang wajib dikunjungi karena keindahan arsitekturnya yang sangat menawan. Benteng Vredeburg menurut catatan sejarah resmi dibangun pada tahun 1787 dengan nama awal “Rustenburg”, kemudian karena mengalami kerusakan hebat akibat bencana gempa bumi pada tahun 1867, benteng tersebut lalu dibangun ulang dan diberi nama baru “Vredeburg”. Benteng ini dipilih sebagai venue untuk photostation “Woman on Bicycle” sebagai bagian dari kampanye kembali bersepeda.

 

 

Sebagai model tamu kali ini adalah Fatma, mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammdiyah Yogyakarta. Fatma pada sore hari itu mengenakan kostum noni Belanda. Kostum tersebut dipilih sesuai dengan setting pemotretan di artefak peninggalan Belanda ini. Wanita asli Kalimantan ini sebetulnya mengaku tidak begitu akrab dengan sepeda, namun dalam waktu singkat dia berusaha untuk mendalami Sepeda Gazelle Seri 10 yang digunakan dalam sesi pemotretan tersebut. Seiring waktu mengalir, akhirnya Fatma mulai terbiasa dengan damesfiets tersebut, dan mulai menikmati suasana pemotretan.

 

 

Klasik adalah kesimpulan ringkas untuk kostum yang dikenakan Fatma pada waktu itu. Rok putih panjang dengan kombinasi rompi dan sarung tangan panjang dipadu dengan topi lebar gaya Eropa memberikan nuansa khas tempo doeloe yang sangat kuat. Meskipun dandanan Fatma terlihat lebih dekat ke gaya Spanyol, namun secara keseluruhan tetap kompatibel dengan keberadaan sepeda Belanda.

 

 

Ditengah suasana Benteng Vredeburg pada minggu sore yang cukup padat pengunjung, tim fotografer berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan potret yang utuh dan memikat memanfaatkan keindahan dan keasrian arsitektur benteng. Cuaca musim kemarau yang berdampak pada masih kuatnya sinar matahari pada waktu sore hari juga menjadi tantangan tersendiri bagi para juru potret kali itu. Potret-potret ini diambil dengan menggunakan Kamera Nikon SLR D-80 dan lensa Nikon DX 18-120 mm G ED, Nikkor AF 60 mm D / f 2.8 Makro dan Nikon AF 24 mm D / f. 2.8. Silahkan menikmati…

 

 


Copy Right (c) 2007 Sahid Nugroho