KLANGENAN SERI 9 - Sahid (1/1/10)


ANEKA BEL KRING ORISINIL GAZELLE

Berbicara mengenai sesuatu yang berhubungan dengan sepeda bermerek Gazelle pasti cukup menarik perhatian. Karena sepeda ini memang relatif sangat populer di Indonesia dibandingkan merek-merek sepeda lainnya. Kali ini akan didiskusikan profil dari tipe-tipe bel orisinil untuk sepeda Gazelle dari tahun 1930-an sampai masa kini. 

Secara umum dering suara Bel Gazelle terdengar cukup nyaring, namun memiliki modulasi yang lembut dan bening. Berdasarkan temuan-temuan baik berupa artefak bel itu sendiri maupun referensi yang berhasil dikumpulkan, akhirnya sementara ini bisa disimpulkan terdapat 7 (tujuh) tipe desain pokok bel Gazelle dengan karakteristik yang berbeda-beda baik dari sisi desain maupun material yang digunakan. Bel-bel pada tahun-tahun sebelum 1930-an diperkirakan polos tanpa label.

Pada bel Gazelle tipe 1 (satu) yang diperoleh dari artefak Belanda sebagaimana terlihat pada Gambar 1 di bawah ini , terlihat logo Gazelle dalam ruji dengan desain grafir menyatu pada lempengan logam tutup bel. Bel tipe pertama yang masih berbahan kuningan ini, diperkirakan diproduksi tahun 1920-1930. Selanjutnya dari artefak Belanda juga diketahui keberadaan Bel Gazelle tipe 2 (dua) seperti yang terlihat pada Gambar 2, memiliki desain mirip tipe 1, namun mulai ada relief tipis sehingga logo Gazelle terlihat menonjol. Demikian juga pada tuas juga dihiasi logo Gazelle ber-relief.

 

Gambar 1
Gambar 2

 

Bel Gazelle tipe 3 (tiga) dengan logo Gazelle emas menonjol (timbul) yang sangat indah ditemukan dari artefak Belanda sebagaimana terpampang pada Gambar 3. Bel yang berbahan kuningan ini diperkirakan diproduksi tahun 1930s. Pada tuas bel juga terlihat grafir logo Gazelle yang menyatu dengan logam sebagaimana terlihat pada Gambar 4.

 

Gambar 3
Gambar 4

Kemudian pada Gambar 5 berikutnya, terlihat bel Gazelle tipe 4 (empat) yang memiliki logo Gazelle dengan desain menempati cekungan lingkaran sentral pada tutup bel. Bel tipe ini memiliki variasi dalam bentuk tutup bel, klem dan bahan yang digunakan. Variasi bentuk ditunjukkan dari:

  1. Variasi bentuk datar dan cembung.
  2. Variasi klem ditandai dengan model klem lempeng 2 baut, klem lempeng 1 baut dan klem kalung (model Lucas).
  3. Variasi bahan label merek: (1) kuningan (Gambar 5), (2) perunggu (Gambar 6), dan (3) besi.
  4. Variasi material kubah bel: (1) kuningan dan (2) besi (Gambar 7).
  5. Variasi desain label: (1) model relief dan (2) model cat (Gambar 7).

Sekali lagi pada Gambar 5, bel sebelah kiri memiliki tutup bel dengan material besi, sedangkan bel sebelah kanan menggunakan bahan kuningan. Kualitas suara yang dihasilkan tentu saja sangat berbeda, bahan kuningan menghasilkan modulasi suara yang jauh lebih nyaring dan bening. Pada bel generasi keempat ini, pabrikan Gazelle mulai menggunakan bahan plastik untuk sebagian kontruksi mesin bel.

Gambar 5
Gambar 6

 

Catatan khusus pada bel Gazelle tipe 4 (empat) yang menggunakan bahan perunggu pada logo lingkaran tengah kubah bel sebagaimana terlihat pada Gambar 6. Belum dapat diketahui, apakah bahan perunggu hanyalah pada label Gazelle di tengah itu saja atau meliputi seluruh bagian tutup bel. Warna kuning kecoklatan khas perunggu sangat terlihat jelas. Dari sisi suara saat dilakukan pengujian, terbukti tidak ada perbedaan dengan bel gazelle sejenis dengan label kuningan. Jadi ada kemungkinan badan tutup bel tetap memakai bahan besi/kuningan, material perunggu hanya diperuntukkan pada bagian tengah saja.

 

Gambar 7
Gambar 8

 

Selanjutnya seperti yang terlihat pada Gambar 8, Bel Gazelle tipe 5 (lima) yakni bel yang diproduksi pada tahun 1960-an dengan desain logo polos tanpa ruji dan hanya terbuat dari bahan besi. Banyak orang terkecoh, menganggap bahwa bel ini adalah bel Gold Deer dari China yang memiliki desain logo serupa. Bel tipe kelima ini menggunakan bahan besi, kemudian mesin bel juga menggunakan kombinasi bahan logam dan plastik. Suara bel tipe ini memiliki kualitas setingkat dengan bel-bel produksi pada dekade 1960-an seperti bel PFG, yakni dering lembut dan bening tetapi tidak terlalu nyaring. Perkembangan berikutnya dari bel tipe kelima bisa dilihat pada Gambar 9, dimana mesin bel sepenuhnya menggunakan bahan plastik.

 

Gambar 9
Gambar 10

 

Pada perkembangan inovasi bel selanjutnya yakni bel Gazelle tipe 6 (enam) yakni diperkirakan mulai beredar pada tahun 1970-1980-an memiliki desain mirip dengan bel tipe 3 dan tipe 4, namun pada bagian lingkaran tengah, diciptakan desain logo polos berwarna merah dengan lambang Gazelle sebagaimana terlihat pada Gambar 10.

Inovasi terakhir untuk Bel Gazelle yang diproduksi pada tahun 1990-2000-an adalah bel tipe 7 (tujuh) yang menggunakan bahan material dominan plastik sebagaimana terlihat pada Gambar 11. Dengan bahan plastik, ternyata kualitas suara yang dihasilkan tetaplah sama yakni lembut dan bening. Namun demikian, bel ini memiliki kelemahan pokok yakni dering suaranya terlalu lemah. Satu-satunya keuntungan dari bahan plastik, adalah perawatan yang mudah dan tahan air.

 

Gambar 11


Copy Right (c) 2007 Sahid Nugroho