CERITA 18


SEPEDA SIMPLEX HULPMOTOR (Sabtu, 12/8/12 - Sahid Nugroho)

Membicarakan sepeda Simplex seakan-akan tidak akan pernah selesai karena merek sepeda pabrikan Amsterdam Belanda ini memiliki varian-varian dengan desain yang unik sekaligus atraktif. Simplex Zweefiets dan Simplex Kruisframe adalah dua varian tersohor yang sampai kini selalu membuat para penggemar sepeda klasik terpesona karena kecantikannya. Berikut ini saya ingin membahas mengenai sepeda Simplex yang didesain untuk menggunakan mesin bantu (hulpmotor).

Profil sepeda ini saya temukan pada Katalog Simplex tahun 1951 dan 1952. Pada jaman itu sepeda ini dijual dengan harga sekitar 199.50 gulden yakni sebuah harga umum untuk tipe sepeda spesial mengacu pada harga SPG (Simplex Palang Gapit) yang dijual seharga 182.50 Gulden. Pada Katalog 1951, produk ini dijuluki sebagai Simplex Fiets voor hulpmotor (Gambar 1). Namun pada Katalog 1952, nama resminya berubah menjadi Simplex Bromfiets (Gambar 2) dengan gambar sudah menggunakan mesin bantu Berini Etje M13 yang diproduksi Pabrikan Gazelle..

 

Gambar 1

 

Penampilan sepeda dengan ukuran ban 28 cm dan tinggi frame 52 cm ini sangat impresif berkaitan dengan desain porok depan yang menggunakan kontruksi peredam kejut berbasis karet. Desain ini barangkali mempertimbangkan tekanan sekaligus getaran pada porok depan sepeda yang besar karena penggunaan mesin bantu yang akan menjalankan sepeda dengan kecepatan di atas rata-rata. Sehingga kontruksi peredam kejut akan membuat pengendalian setang sepeda yang jauh lebih nyaman dibandingkan bilamana menggunakan porok biasa. Kontruksi porok dengan peredam kejut juga bisa ditemui pada Simplex Zweefiets meskipun terhitung lebih sederhana.

 

Gambar 2

Keberadaan sepeda Simplex Bromfiets di Indonesia sejauh ini belum terdeteksi. Kalaupun ada pasti jumlahnya relatif kecil, mengingat tingkat persaingan yang cukup ketat terjadi pada masa itu dengan pemasaran sepeda bermesin dari Inggris, Itali dan Jerman seperti misalnya NSU, Alpino, Ducati, Victoria dan lainnya. Jadi inilah PR bagi para kolektor sepeda Simplex untuk memburu Simplex Bromfiets yang saya yakin sangat nyaman dinaiki tanpa harus dipasang mesin bantu. Berikut ini referensi yang bisa diperoleh dari internet mengenai penampakan asli dari Simplex Bromfiets sebagaimana terlihat pada Gambar 3 dan 4.

 

Gambar 3

 

Gambar 4

 


Copy Right (c) 2012 Sahid Nugroho